
Pimpinan Guangzhao Muda Indonesia Sambut Kunjungan Asosiasi Industri Suku Cadang Dan Perlengkapan Otomotif Guangdong
JAKARTA – Pimpinan dan pengurus Guangzhao Muda Indonesia (GZMI) menerima kunjungan rombongan Asosiasi Industri Suku Cadang dan Perlengkapan Otomotif Guangdong berjumlah 26 orang yang dipimpin oleh Zhuang Jia Xian, di Kantor Guangzhao Indonesia, Jl Pinangsia, Jakarta, Kamis (11/12) pukul 15.00 WIB.
Rombongan dari Guangdong itu disambut Ketua Umum Guangzhao Muda Indonesia Wagimin, Wakil Ketua William serta sejumlah pengurus.
Hadir juga Sekjen Perwaguzsi (Perhimpunan Warga Guangzhao Seluruh Indonesia) Willy Yanto Wijaya, tokoh Guangzhao Ronald Sjarif serta tokoh lainnya seperti Sopyan Wijaya, Gunawan Widjaja, Ng Fandy W dan lain-lain.
Dalam kesempatan itu Wagimin menjelaskan tentang berbagai agenda atau kegiatan yang sudah, sedang dan akan dilakukan oleh Guangzhao Muda Indonesia dan memperkenalkan sejumlah pengurus dan anggota yang hadir.
Lalu ia menyampaikan kondisi bisnis di Indonesia, khususnya terkait industri otomotif. Ia mendorong pengusaha spareparts otomotif dari Guangdong untuk menjalin kerja sama dengan pengusaha Indonesia dan Guangzhao Muda Indonesia siap memfasilitasi.
Sementara William banyak membahas tentang perkembangan bisnis otomotif di Indonesia. Dia berharap agar rombongan pengusaha dari Guangdong bisa berkomunikasi intensif dan menjajaki kerja sama dengan pengusaha Indonesia, termasuk yang tergabung di Guangzhao Muda Indonesia.
Willy Yanto Wijaya saat itu menjelaskan tentang Perwaguzsi dengan berbagai kegiatan yang dilakukan.
Ia secara detail menginformasikan tentang seluk beluk bisnis otomotif di Indonesia. Maka, sangat tepat jika pengusaha suku cadang dan perlengkapan otomotif dari Guangdong membuka bisnis di Indonesia.
Sementara Zhuang Jia Xian menjelaskan kunjungan mereka ke Guangzhao Muda Indonesia untuk menjalin komunikasi dan menjajaki kerja sama yang saling menguntungkan. Ia pun mempersilakan seluruh anggota rombongannya untuk memperkenalkan bisnis masing-masing.
Zhuang Jia Xian menyebutkan, seluruh yang tergabung dalam rombongan sangat tertarik untuk membuka bisnis di Indonesia dan ingin mendapatkan banyak informasi yang berkaitan dengan kondisi bisnis dan investasi di Indonesia. Pada pertemuan ini kedua belah pihak juga saling membagikan informasi tentang bisnis masing-masing.

